PROPOSAL
USAHA PEMBIBITAN KAKAO
”PT. MEKAR SARI TANI JAYA”
Penulis:
Siti Karimah
8165
/ 4 ATP 5
A.
JUDUL PROGRAM
Merintis
Usaha Baru Inovatif Melalui Pembibitan Tanaman Kakao Dengan Berbasis Home
Industri
B. LATAR
BELAKANG
Bumi
nusantara yang dikenal sebagai Negara agraris menyadarkan bahwa kebutuhan hidup
penduduk dari hasil produksi dilapangan pertanian.
Garis-garis
besar Negara mengamanatkan peran serta petani begitu luas dan menyentuh hamper
kehidupan manusia Indonesia.
Kakao merupakan salah satu komoditi ekspor
non migas yang memiliki prospek yang cukup cerah sebab permintaan dalam negeri
semakin kuat dengan berkembangnya sector agroindustri.
Pada masa
yang akan datang, komoditi biji cokelat diharapkan menduduki tempat yang sejajar
dengan sawit dan karet.
Tanaman kakao
dapat diperbanyak secara generatif dan vegetatif. Namun secara umum, pembibitan
kakao secara generatif lebih sering dilakukan para petani. Mungkin karena
dirasa lebih praktis.
Perbanyakan
generatif adalah teknik memperbanyak tanaman dengan menggunakan biji. Sedangkan
perbanyakan vegetatif biasanya menggunakan setek, okulasi, cangkok atau kultur
jaringan. Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan perbanyakan generatif
dibanding vegetatif.
Teknik
generatif lebih praktis karena benih bisa disimpan dalam waktu lama, pengiriman
benih lebih fleksibel dan tanaman berdiri kokoh karena memiliki akar tunjang.
Hanya saja, dengan teknik ini sifat-sifat tanaman belum tentu seragam dan bisa
saja berlainan dengan tanaman induknya.
Ada beberapa
tahapan yang perlu dilakukan dalam pembibitan kakao menggunakan teknik
perbanyakan generatif. Tahapan-tahapan tersebut antara lain penyiapan benih
tanaman, penyiapan tempat pembibitan kakao, penyemaian, penyiapan media tanam,
pemindahan kecambah dan pemeliharaan bibit.
C. TUJUAN
PROGRAM
1. Melatih
dan memupuk jiwa wirausaha pada diri mahasiswa dengan melakukan pembibitan
kakao.
2. Dapat
menunjukkan bahwa bisnis ini sangat efektif dalam penyerapan tenaga kerja skala
home industri.
3. Menciptakan
usaha yang menjanjikan dalam pemasaran.
4. Melatih dalam manajemen diri dan manajemen usaha yang
dilaksanakan pada pembibitan tanaman kakao.
dilaksanakan pada pembibitan tanaman kakao.
D. LUARAN
YANG DIHARAPKAN
1. Terwujudnya
ketermpilan berwirausaha bagi masyarakat.
2. Terciptanya
sumber daya manusia.
3. Pemenuhan
gizi dan kandungan lemak yang sehat dari hasil olahan kakao.
4. memperbaiki
perekonomian masyarakat menjadi lebih baik.
E. VISI DAN MISI USAHA
1.
Visi usaha adalah
membangun usaha pembibitan untuk dapat mengembangkan perkebunan di indonesia,
serta secara langsung mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan
keluarga karyawan (masyarakat).
2.
Misi :
-
Membantu pengadaan dan
pendistribusian bibitan tanaman.
-
Menghasilkan bibitan
tanaman kakao yang unggul dan berkualitas serta terjamin.
-
Melksanakan usaha
dengan prinsip menjaga keharmonisan dengan pelanggan maupun lingkungan
masyarakat sekitar.
F. GAMBARAN
UMUM USAHA
1. Nama
Perusahaan
“Mekar Sari Tani Jaya”
2. Komoditas
Utama
Komoditas utama usaha
“Mekar Sari Tani Jaya” adalah Bibit tanaman kakao
G. PENANGANAN
QUALITY CONTROL
Quality Control adalah
suatu pengawasan dan pengendalian mutu yang selalu dilakukan pada setiap tahap
/ stasiun proses pembuatan mulai dari tahap penyediaan media tanam hingga
tumbuh bibit siap tanam.
Mutu adalah gabungan
dari sifat-sifat khas yang terdapat dalam bahan dan dapat membedakan setiap
satuan bahan serta mempunyai pengaruh nyata dalam penentuan derajat penerimaan
konsumen terhadap bibit tersebut.
Sedangkan Pengawasan
Mutu adalah suatu usaha pemeliharaan atau pencapaian hasil perkebunan tertentu dan
berada dalam batas toleransi yang masih dapat diterima oleh konsumen dengan
harga yang serendah mungkin.
H.
PENANGANAN LIMBAH
Penanganan
limbah padat : adanya limbah padat secara umum tidak ada hanya berupa sampah
biasa seperti plastik dan botol pupuk yang telah disiapkan bak-bak penampung
sampah.
I.
SISTEM PEMASARAN
Benih yang telah
menjadi bibit siap tanam tersebut dipasarkan di daerah sekitar pembibitan atau
biasa disebut lokal. Pemasaran yang digunakan dengan cara pembeli atau
langganan yang langsung datang ke tempat pembibitan.
CONTOH GAMBAR


